Thursday, October 08, 2009

Jatuh

Saya sedang dalam kondisi yang benar-benar tidak baik: saya sibuk mengumpat-umpat dan menggerutu tentang hidup saya, tepatnya hari saya. Iya, baru saja ada kejadian yang membuat hari saya berantakan.

Kejadian setengah tahun yang lalu terulang lagi. Saya jatuh. Saya terluka di tempat yang sama, saya membeku sesaat seperti setengah tahun yang lalu, dan lagi-lagi sama, saya berdiri sendiri dengan luka-luka saya. Dan kini, sekali lagi saya harus meringis di kala mandi, sekali lagi saya harus bertahan memakai celana pendek selama berminggu-minggu, dan saya harus kesakitan setiap kali kaki saya melangkah.

Saya kesal!

Saya jadi berpikir, lebih baik sakit hati daripada sakit yang seperti ini. Sakit karena jatuh dengan luka-luka di tubuh akan menimbulkan efek yang sangat tidak mengenakkan: susah mandi, susah berpakaian, susah berjalan, susah bergerak, bahkan susah mengetik. Kalau saya kesakitan karena jatuh cinta, saya tak akan kesulitan mengetik, kan?

Aduh, sungguh terlalu!

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia
ja·tuh v 1 (terlepas dan) turun atau meluncur ke bawah dng cepat karena gravitasi bumi (baik ketika masih dl gerakan turun maupun sesudah sampai ke tanah dsb): tabung kaca itu -- dan hancur; 2 turun banyak (harga, nilai, dsb); merosot: harga mobil di pasar bebas --; 3 sampai ke ...; tiba di ...; kena pd ...; tembus ke ...; ditujukan ke: jalan kecil ini -- ke Kampung Ambon; teranglah sindiran itu kpd saya -- nya; 4 bertepatan dng; berbetulan dng; tepat pd: perayaan triwindu -- pd hari Selasa, tanggal 15 bulan Maret; 5 berhenti memegang kekuasaan (tt pemerintah, kabinet, dsb): 6 bangkrut (tt toko, kongsi, dsb); 7 kalah atau dirampas musuh (kota, benteng, dsb); 8 tidak lulus (dl ujian); gagal (dl usaha); sangat menderita (rugi, sengsara, dsb); 9 tidak tahan lagi (oleh godaan, penderitaan, cobaan, dsb); 10 menjadi (sakit, miskin, cinta, dsb): -- miskin; 

Dan jatuh itu sama sekali tidak enak, entah itu jatuh dari pohon, jatuh karena tersandung, jatuh miskin, jatuh cinta, dan jatuh-jatuh lainnya.

Aku jatuh 
Aku berdiri sendiri
Aku obati sendiri
Aku meringis sendiri
Mungkin nanti
Juga akan mati sendiri

U're the best I've ever had
~FeN~
Read Comments

Tuesday, October 06, 2009

Understand

I still have about 20 minutes before rushing to the school, so I decide to write this post to start my day. My brain has chosen a topic to write, but it will be a standard and short post due to the lack of time.
So, enjoy!


Is it so hard to understand a girl? I think the answer is yes, it is.

I am a girl, but I do think and admit that girls are much more complicated than boys. I don't know what on earth is inside girls' brains, but sure, it is different from boys'.

Boys are more to-the-point and firm, while girls are more abstract, long winded, and enyek-enyek *I don't know what the translation of this word, so I leave it as it is*

When a girl says "Nothing", it definitely means "Something".
When she says, "Leave me alone", you should translate it becomes "Don't go away"
When she asks you to listen to her problems, she doesn't need a helping hand. All she needs is just a pair of ears that wish to receive all of her grumbling.

If this is the case, how can a boy and a girl understand each other completely?

Then, I suggest, anyone, please create a girl-mind-translator so that there will be no more misunderstanding between girls and boys. Hahaha.

But, let's think, misunderstanding is an essential part of a human relationship for them to get to know each other better, right? Then, just let boys understand their girls step by step, by misunderstanding. LOL.

U're the best I've ever had
~FeN~
Read Comments

Sunday, October 04, 2009

~~~

Tak kan pernah kau ganggu tempatnya di sana, walau sudah ada aku, karena zona itu miliknya sejak dulu, sampai kini, dan hingga nanti.
Tak kan tega kau hapus dirinya, walau sudah ada aku, karena ia adalah empunya kekekalan sejak ia masuk dan mulai bersemayam di sana.
Tak kan mungkin kau buang kenangannya, walau sudah ada aku, karena prasasti-prasasti memori itu diciptakan olehnya.

Namun, bisakah kuminta satu hal saja?
Kristalkanlah ia dan perasaanmu padanya.

Aku tak mau kau berkunjung ke sana lagi.

U're the best I've ever had
~FeN~
Read Comments

Lalu pikiran saya berkelana

Dan di sinilah saya sekarang, di depan layar komputer saya, di hadapan lecture notes Environmental Engineering saya yang sudah mulai keriting karena terlalu sering dibawa ke sana ke mari, dan di tengah-tengah perasaan sedih, senang, sepi, lelah, dan ngantuk yang bercampur-baur menjadi satu. Saya baru saja selesai membereskan kamar yang saya tinggalkan selama beberapa hari dan saya seharusnya mulai membenamkan diri saya ke dalam tumpukan catatan mengenai wastewater and wastewater treatment. Namun, saya tak sanggup. Saya masih ingin berleha-leha sesaat sebelum kembali kepada kenyataan yang menjemukan ini.

That's why I'm blogging now!!!


Tak ada tempat yang lebih indah selain rumah, itu benar. Kampung halaman adalah surga, rumah adalah surga, keluarga adalah surga. Kita semua terlahir di dalam surga, tapi kenapa masih banyak dari kita yang menggerutu di dalam surga kita sendiri dan mencoba lari darinya?

Saya tak pernah mencoba lari dari surga saya; yang saya lakukan sekarang bukanlah kabur dari keluarga. Saya memutuskan untuk melanjutkan sekolah di luar Palembang bukan karena saya ingin kebebasan, muak terus-menerus diatur keluarga, atau merasa bosan terus-menerus di tempat yang sama, melainkan karena saya sedang dalam proses membangun surga yang lain: surga untuk diri saya sendiri, surga untuk keluarga saya, surga untuk suami dan anak-anak saya di masa yang akan datang.

Walalupun saya perempuan, bukan berarti saya tak akan berperan serta dalam proses pembangunan surga bagi keluarga saya di masa yang akan datang. Jika saya bisa jadi seorang wanita yang berpendidikan, berpengetahuan luas, dan cerdas, saya akan mampu mendidik anak-anak saya dengan baik. Karena itu, saya sangat yakin bahwa saya butuh pendidikan yang baik untuk menunjang hidup saya dan keluarga saya di masa yang akan datang.

Bukan hanya pria yang butuh pendidikan!

Makanya, kuping saya seketika menjadi panas saat saya dengar pernyataan pasangan suami istri yang duduk di sebelah saya di dalam pesawat tadi pagi.
Mereka bilang, "Anak cewek nggak perlu pinter-pinter. Yang penting wajah cantik dan body bagus, toh nantinya bakal masuk dapur juga."
Mendengar pernyataan itu, saya ingin sekali marah. Mereka sama sekali tak menghargai kaum wanita, bahkan anak mereka sendiri. Si istri yang juga wanita pun sama sekali tak menghargai kaumnya, berarti dia tak menghargai dirinya sendiri. Saya sungguh kesal.

Apakah benar laki-laki hanya tertarik pada wanita berdasarkan wajah dan body?
Apakah benar wanita nantinya hanya akan bermain-main di dapur?
Apakah benar wanita tak butuh otak?

Jika jawaban dari ketiga pertanyaan di atas adalah benar, berarti wanita tidak termasuk ke dalam golongan manusia. Wanita hanyalah budak seks pria karena wanita hanya butuh wajah dan tubuh. Wanita hanyalah benda, bukan mahluk hidup. Wanita hanyalah sarana pemuas nafsu. Eksploitasi! Pelacuran legal! Shit!

Saya sungguh tak menyangka, di zaman seperti ini masih ada saja orang-orang yang berpikiran seperti itu. Kolot! Bodoh! Egois! Diskriminatif!

Lalu, apa gunanya perjuangan R.A. Kartini?

Okay, now it's time for GIRLS to show to the world that we are capable to DO EVERYTHING men can do! NEVER lean your life on MEN!!! We can survive and be happy ON OUR OWN FEET!!!!
Burning, Girls!!!

U're the best I've ever had
~FeN~
Read Comments

Saturday, October 03, 2009

Lepas sudah


Aku lelah mengejar-ngejar dirimu, sungguh. Panggilan-panggilan hati ini tak pernah lagi kau gubris seolah duniamu dan duniaku sudah tak terjembatani. Lalu, apa arti kata-kata rindu yang kau ucapkan selama ini? Apa arti hari-hari indah kita di masa silam? Tak adakah?

Semula kukira hanya kecemburuanku yang mengarang-ngarang masalah ini, tapi ternyata memang dirimu yang telah berubah. Gandengan ini semakin mengendur walaupun aku tetap berusaha mempertahankan jemarimu. Namun, kau tetap memilih untuk menjauh. Apakah kita telah mendekati bagian akhir dari lembar-lembar yang telah kita tulis bersama?

Akankah sekali lagi aku ditinggal pergi?
Mungkin kali ini bukan aku sendiri, tapi 'kami'.

U're the best I've ever had
~FeN~
Read Comments

Batik

HARI BATIK SEDUNIA!!!

Ya, kemarin adalah hari batik sedunia yang ditetapkan oleh UNESCO karena batik sudah ditetapkan sebagai WARISAN BUDAYA INDONESIA. Sungguh hal ini merupakan sebuah kelegaan yang luar biasa mengingat beberapa minggu yang lalu Indonesia masih grasa-grusu mengenai berita bahwa salah satu negara TETANGGA kita akan meng-claim batik sebagai milik negaranya. Sungguh tetangga yang tak tahu malu. Mereka benar-benar menerapkan peribahasa 'rumput tetangga selalu terlihat lebih hijau' dan mereka ingin semua rumput dari Indonesia dipindahkan ke tempat mereka. Dengan segala cara, mereka merebut apa yang menjadi milik negara kita yang tercinta, mulai dari pulau, makanan, baju tradisional, bahkan pelajar.

Namun, ada hal baik juga yang kita dapatkan dari kejadian-kejadian ini. Setidaknya, masyarakat Indonesia kembali tergugah untuk menunjukkan kepada dunia bahwa BATIK adalah milik kita. Corak yang terlupakan ini kembali menghiasi etalase-etalase toko saat kita berjalan-jalan di mall atau pusat perbelanjaan lainnya. Para desainer mulai mengerahkan kemampuan mereka untuk merancang batik modern dan para konsumer mulai merogoh kantong mereka untuk menunjukkan kepada dunia bahwa batik adalah milik INDONESIA!!!

Saya sangat senang batik sudah 'menikah' dengan Indonesia. Janur kuning sudah melengkung dan batik bukan lagi milik bersama. Batik adalah milik Indonesia dan Indonesia adalah milik batik. Titik. Tak ada kompromi.

Namun, sebenarnya saya sendiri tidak berpartisipasi dalam event akbar ini. Pertama, saya tidak punya batik. Kedua, saya tak punya waktu pergi membeli batik sebelum 2 Oktober. Ketiga, saya tidak punya rupiah yang cukup untuk membeli batik. Ya, oke, mungkin ketiga alasan itu kelihatan tidak valid, tapi sungguh, saya ingin berpartisipasi, tapi apa daya tangan tak sampai.

Oke, untuk HARI BATIK SEDUNIA tahun depan, saya akan berpartisipasi. Janji.

Indonesia cinta batik. Batik cinta Indonesia.

U're the best I've ever had
~FeN~
Read Comments

Friday, October 02, 2009

Dunia Maya



Tiba-tiba saja dunia yang hiruk pikuk ini menjadi sunyi seketika
Aku berenang-renang dalam kesepian yang kucipta
Yang kunanti hanya sebuah kata
Tapi yang kudapat hanyalah tanya

Hari ini ada yang berbeda
Aku tak tahu apa
Tapi satu yang terasa
Aku mendamba dunia maya

U're the best I've ever had
~FeN~
Read Comments

Wish


I said, "I wish to be her"
You replied, "I wish to be with her"

That time, I just laughed

And now, I can't just laugh at that sentence.
^^

U're the best I've ever had
~FeN~
Read Comments

Thursday, October 01, 2009

Homehomehome

And I'm home now!!!^^

But, I left something in Singapore... =.=

U're the best I've ever had
~FeN~
Read Comments